Sahabat itu memang bukan sekadar
menjadi teman curhat, teman gaul, tapi juga teman kita di segala
suasana, suka maupun duka. Nggak heran, saking pentingnya, maka harga
persahabatan itu tak bisa ditawar-tawar. Bahkan tidak pernah bisa
tergantikan.
Itulah kenapa tidak sedikit orang
yang mengaku menjalin sebuah pertemanan itu sulit, apalagi membangun
persahabatan yang diyakini lebih kental unsur kedekatannya itu. Padahal,
upaya dan inisiatif mereka dalam membangun persahabatan, tidak bisa
dikatakan sembarangan. Bukan cuma rajin menelepon atau mengundang main
ke tempat kos, tapi ada juga yang sampai memenej waktu sedemikian rupa
agar bisa kursus bahasa Jepang bersama-sama. Kalau begitu, dimana letak
kesalahnnya?
Mungkin nggak ada yang salah.
Tapi, untuk mendapat sahabat sejati itu memang perlu bersabar. Hal
terpenting adalah tidak memaksakan kehendak. Biarkan benih kebersamaan
muncul dan tumbuh secara alami. Ada baiknya juga untuk berpegang pada
filosofi To have a friend, be a friend. Artinya, bila ingin mendapatkan
sahabat, maka Anda harus menjadi sahabat bagi orang itu.
Selain berpegang pada filosofi
itu, guna mendapatkan kualitas persahabatan yang solid, Anda bisa
mengikuti beberapa langkah berikut ini:
1. Jadilah diri sendiri. Jika
Anda percaya kalau diri Anda cukup worthy bagi sebuah persahabatan, maka
sikap dan perilaku Anda akan terlihat dari segala hal yang Anda
lakukan. Nah, banyak orang yang merasa nyaman dan berpikir positif bila
berkawan dengan mereka yang memiliki rasa percaya diri yang cukup baik.
2. Loyal. Sifat loyal merupakan
salah satu pilar utama dalam sebuah persahabatan yang solid. Bagaimana
tidak. Anda tentunya ingin dipercaya dan bisa mempercayai sahabat Anda
bukan? Pun Anda tentu ingin sahabat Anda tetap bersama Anda di saat Anda
tengah dalam kesulitan, begitu juga sebaliknya. Untuk itulah dibutuhkan
yang namanya rasa setia.
3. Tidak anti kritikan. Sahabat
yang sebenarnya konon adalah mereka yang tidak cuma rajin memuji tapi
gemar pula memberi kritikan positif. Untuk itu Anda tak perlu anti
dengan kritikan mereka karena toh tujuannya demi kebaikan Anda juga
bukan?
4. Ringan tangan. Sahabat Anda
akan sangat menghargai segala kebaikan dan pertolongan yang Anda
berikan. Terlebih jika Anda melakukannya dengan ketulusan hati tanpa
embel-embel sesuatu dan tanpa harus diminta olehnya.
5. Fair-minded. Sebagai sahabat,
tentunya akan lebih baik jika Anda menelaah sebuah persoalan bersama
dari sudut pandang yang berbeda. Cara tersebut kemungkinan akan lebih
cepat menyelesaikan permasalahan.
6. Mau mendengar. Dalam menjalin
persahabatan, Anda sebaiknya bukan cuma asal mendengar curhat-nya, tapi
cobalah untuk memberikan perhatian dan jangan memonopoli pembicaraan.
7. Jangan gunakan teman Anda
sebagai penasihat pribadi. Kenapa? Dikit-dikit, curhat, pasti bikin Anda
jadi teman yang membosankan. Lain halnya bila Anda telah bertanya pada
sahabat Anda apakah ia mau mendengarkan masalah Anda.
8. Berbagi kebahagiaan dengan sahabat. Jangan cuma waktu curhat saja Anda ingat teman, tapi waktu lagi bahagia juga perlu.
9. Jangan lupa ultah teman.
Mengingat hari-hari khusus teman adalah keharusan. Kirim kartu atau
bunga, untuk menunjukkan bahwa sahabat Anda bernilai besar.
10. Tunjukkan bahwa Anda
memikirkan dia ketika Anda tidak bersamanya. Caranya macam-macam, bisa
kirim kartu, e-mail, SMS, atau tinggalkan pesan di teleponnya, bila
tidak sempat bertemu. Atau, bisa juga Anda kirim artikel dari majalah
yang dia sukai.




0 komentar:
Posting Komentar